Tip Praktis NLP#38 For Motivator: Pace Lead ANCHOR “Dahsyat untuk Bicara Waktu Singkat”
Written by Krishnamurti on 1 June 2008 – 4:19 am -“Tantanganlah yang membuat otak mencari solusi kreatif”
Sebagai Motivator, tantangan yang paling sering ditawarkan kepada saya adalah waktu bicara yang sangat singkat untuk menyampaikan tujuan seminar motivasi yang sering kali daftarnya panjang. Kadang, seperti Mission Impossible. Dan, tentu tidak mungkin saya bilang tidak bisa. Toh, mindset yang tertanam dalam benak saya adalah Anything is POSSIBLE. Buat apa saya memilih profesi menjadi Motivator jika demikian he..he..
Salah satu tantangan yang paling seru adalah undangan bicara dalam waktu 10 menit, dari salah satu perusahaan yang sedang merayakan ulang tahunnya tahun 2007 lalu di Senayan, Jakarta. Tantangan tersebut sangat menarik, pertama banyak pembicara menolak tantangan ini. Hal kedua yang menarik saya adalah karena peserta yang hadir sekitar 6.000 orang. Sebuah kesempatan yang besar untuk saya berbagi, bukan? Demikian muncul dalam benak saya saat itu.Dimana ada Kemauan, Pasti ada Jalan.
Saya berpikir sangat keras untuk peluang bicara dalam waktu yang sungguh sangat singkat itu. Eh, tiba-tiba sebuah ide muncul, yakni menulis Puisi atau Prosa. Karena dengan demikian, saya bisa mengendalikan waktu bicara yang hanya 10 menit itu, bukan? Akhirnya, dengan persiapan sekitar 3 jam membuat “Skrip” puisi motivasi itu, jadilah ide yang saya bagikan dibawah ini. Ya, saya percaya persiapan adalah kunci penting untuk berhasil. Skrip “rahasia dapur” ini saya bagikan khusus untuk Anda yang berminat belajar terapan NLP dan menjadikannya sebagai salah satu referensi sebagai pembicara, trainer atau motivator.
Kunci Penting: Pacing, Leading dan Anchoring
Setahun lebih setelah acara itu, para peserta jika ketemu saya di jalanan atau di sebuah seminar, masih sangat ingat dengan ANCHOR yang dibuat saat seminar dengan kode bunyi anchor “Ehmmm…” Kunci dari membawakan skrip ini adalah Pacing, Leading dan Anchoring. Saya menyusun skrip ini secara langkah demi langkah, sehingga penguasaan intonasi suara, menunggu (baca mengelola) respon peserta dan men-ciptakan “timing” untuk anchoring menjadi sangatlah penting. Tentu jam terbang ikut membantu.
Kekuatan sebuah Anchoring sangat tergantung bagaimana cara Anda meng-anchor sesuatu. Keyakinan, tatapan mata, intonasi suara, bahasa tubuh dan bahkan niat tulus untuk berbagi, haruslah diracik jadi satu masakan yang utuh. Agak sulit menuliskan prosesnya, latihanlah yang akan membuat Anchor semakin baik dan sempurna, terutama dalam kecepatan.
Silahkan dikupas, dikunyah, jika perlu dibuang, dipetik atau apapun yang ingin Anda lakukan. Silahkan mengkaji, kapan saya melakukan PACING. Kapan saya melakukan LEADING, kapan saya melakukan ANCHORING. Tidak ada yang salah dan benar. Semua hanya seni saja.
Anda adalah Sang Motivator Idola
Berikut ini: Skrip puisi motivasi tersebut dan bacalah layaknya Anda sebagai Motivator. Libatkan perasaan dan keyakinan diri seperti kombinasi Bung Karno, WS Rendra dan Motivator favorit Anda.
Skrip dibawah ini, sebagaian adalah panduan dasar, jadi boleh Anda tambahkan penjelasan, jika dirasa perlu. Mari kita mulai. Bayangkan nama Anda dipanggil oleh MC untuk segera naik ke panggung dengan iringan musik yang meriah. Lalu, Anda naik ke panggung dengan tenang, mantap dan gagah. Setiba di panggung, Anda melihat ke seluruh ruangan, sampai makin hening. Dan, Anda mulai bicara berikut ini.
“Hidup adalah Permainan”
(Bangun hubungan dulu dengan para peserta, baru mulai bicara) Karena judul puisi ini “Hidup adalah Permainan”, maka saya minta Anda untuk ikut bermain. Anda mau ikut bermain? (tunggu dulu respon peserta, sebelum dilanjutkan). Baik, jika demikian:
- Cari partner berdua-berdua (tunggu dulu respon peserta. Tambahkan penjelasan jika perlu. Ini hanya skrip dasar saja)
- Pilih Nama untuk Anda berdua: Siapa yang mau memilih “Waras” (boleh ditambah penjelasan) & siapa yang mau memilih “Gila” (tunggu respon peserta dulu)
- Kita latihan komunikasi dulu:
- Jika saya bertanya “Halo Waras & Gila”, maka Anda menjawab “Hai Hai”. (Kalibrasi segera)
- Jika saya bertanya “Halo Waras”, maka hanya si Waras yang menjawab “Hai” (Kalibrasi segera)
- Saat baca puisi nanti, kalo saya bertanya? Anda hanya perlu menjawab: EHM. Mari kita latihan dulu.
- Hidup ini memang indah, betul? (tunggu respon peserta menjawab “Ehm…”)
- Baiklah, mari kita mulai…. (tarik nafas sebentar dan bersiap berkata lantang)
Saudaraku! Hidup ini memang indah. Betul? Namun, hidup ini sering mengandung misteri. Betul? Misteri yang sering kali sulit dipahami. (Disini, saya tidak bertanya “Betul?” untuk meng-kalibrasi apakah peserta sudah ter-leading. Karena pasti peserta akan bersiap menjawab “Ehm…” he..he..)
Untuk mengerti misteri ini, saya ajak Anda semua bermain Sut-sutan sebanyak 3 babak. 1 Babak 5 kali sut.. Anda sut saat hitungan angka 3.
Halo Waras & Gila! Are Your Ready? 1..2..3… (ulangi 5x dan kendalikan suasana kelas)
Kita lanjutkan puisi kita… Saudaraku! Kadang, hidup seringkali seperti permainan. Betul? Kadang kita menang… Betul? Kadang hidup kita seri, berjalan ditempat… Betul? Kadang kita kalah… Untuk Anda yang kalah, saya bacakan sebuah Puisi Motivasi. Saudaraku!
(baca dengan tekanan suara sangat keras, kadang cepat, kadang kombinasi pelan menurun, namun tidak perlu menunggu respon bunyi “Ehm…” cukup kalibrasi gerak saja, karena Anchor sudah masuk)
Allah tidak pernah berjanji Langit selalu berwarna cerah Betul? Allah tidak pernah berjanji Matahari selalu bersinar terang Betul? Allah tidak pernah berjanji Cuaca selalu bersahabat mesra Betul? (Baca dengan tempo cepat & nada tinggi, boleh dilakukan) Namun, saat badai menerpa Saat terik lelah mendera Saat asa menjauh sirna, (Baca dengan perlahan namun nada suara yang keras) Allah berjanji akan selalu setia Menyertai bersama Betul? Allah berjanji akan selalu setia Bersama-sama melewati perih derita Betul? Allah berjanji akan selalu setia Bersama-sama mencapai makna bahagia Betul? Kita lanjut ke babak ke 2 Halo Waras & Gila? Are Your Ready? 1..2..3… (ulangi 5x dan kendalikan suasana kelas)
Saudaraku! Lihat, mereka yang kalah di babak 1 Merekalah yang paling bersemangat di babak 2 Betul? Mengapa? Harapan…, harapan… Harapanlah yang membuat manusia terus bergerak & melangkah Melangkah maju ke depan. Seandainya bangsa Indonesia memiliki semangat seperti Anda yang kalah di babak 1 tadi, saya yakin bangsa ini akan tetap bergerak maju… (baca kalimat-kalimat berikut dengan sangat cepat) Saudaraku!Kita bisa kehilangan harta.
Kita bisa kehilangan benda. Kita bisa kehilangan keluarga. Namun janganlah pernah, (melambat dan makin melambat) Jangan dan janganlah pernah, Kita kehilangan keyakinan. Keyakinan bahwa pasti ada hari esok. Betul? Hari esok yang pasti lebih cerah. Betul? Kita lanjut ke babak terakhir Halo Waras & Gila? Are Your Ready? 1..2..3… (ulangi 5x dan kendalikan suasana kelas) Saudaraku! Karena hidup hanyalah permainan pikiran. Kita punya pilihan!!! Betul?!!! Saat-saat kalah, kita bisa memilih!!! Memilih berhenti bermain & menyerah… Betul? Atau memilih terus bermain sampai kita menang!!! Betul?!!! Siapa yang kalah terus dalam 3 babak permainan ini? Kita akan lakukan sut yg terakhir, hanya sekali sut. Halo Waras & Gila? Are Your Ready? Satuuu…. Duaaa… Ti…ga!!! (saat ini “state” peserta sudah naik tinggi, siap untuk anchor berikutnya, seperti tekad untuk terus berjuang sampai titik darah terakhir) Saudaraku! Pada hari ini saya canangkan misi saya untuk bangsa ini. (nada lantang, tenang dan mantap. Suara Perut sangat membantu) Siapapun boleh menjegal pribadi saya. Siapapun boleh menjegal diri saya, Namun jangan pernah dan janganlah pernah. Menjegal misi saya untuk bangsa Indonesia ini. Misi yg sudah menjadi doa saya sejak kecil. Menjadi orang yg berguna untuk bangsa ini. (nada lantang dan keras) Karena itu artinya perang. Ya, perang! Sekali saya canangkan perang. Maka akan saya selesaikan. (nada pelan namun mantap. Gunakan suara perut yang berat) Walau nyawa saya adalah bayarannya. Saya lebih memilih meninggal sebagai orang yang berguna. (tempo lebih perlahan, mata melihat menyapu ke seluruh peserta dengan tegas) Dari pada meninggal sebagai orang yang hina. (kalibrasi respon bahasa tubuh peserta, saat hening ucapkan salam perpisahan)Tabik sujud saya untuk Anda semua!
Krishnamurti - Mindset Motivator Jakarta, 1 Maret 2007
Posted in NLP & Pelatihan |



















By chrisbudi on Jun 1, 2008 | Reply
Mas Krishna,
ternyata sampe sekarang Anda tetap trainer yang kreatif! Terima kasih sudah memperkaya dan menginspirasi saya untuk ikutan kreatif!
Salam,
budi -yang lagi belajar ngomong,
By Krishnamurti on Jun 1, 2008 | Reply
Mas Chrisbudi, syukurlah jika demikian. Dg berbagi, sy percaya kita akan semakin kreatif…
By Seanny Cantik on Jun 1, 2008 | Reply
Terima kasih untuk motifasinya.
Widuri saudarinya Bidadari yang ditinggal lari karena tertusuk duri.
By Krishnamurti on Jun 1, 2008 | Reply
Dear Seanny Cantik, thanks juga atas doanya & sukses selalu…
By wahyoe on Jun 2, 2008 | Reply
kombinasi yang dasyat :
seni berpuisi + seni memotivasi = self transpormation. menjadi lebih baik, lebih bersemangat, lebih kreatif, lebih mawas, lebih eling..
hidup adalah permainan yang harus diselesaikan dalam kenikmatan (sulit maupun mudah)…
pertandingan yang harus dimenangkan (yang menanglah yang layak mendapatkan mahkota kehidupan)..
hidup dalah sesuatu yang indah…
keep winning pak krishna…
Regard
wahyoe
By Hendri on Jun 2, 2008 | Reply
Subhanallah saya bisa merasakan semngat yang luar biasa besar saya sampai bisa merasakan jadi mas keihna saat itu, penuh semangat, bahkan sampai merinding…he…
Kayaknya akan ada NLP generasi Baru yang berkembang di INdonesia.he…
“Saya lebih memilih meninggal sebagai orang yang berguna.
Dari pada meninggal sebagai orang yang hina” wah ini memang kalimat hypnotic ya mas?…biasanya yang sering kita dgr kan kalimatnya “Saya lebih memilih meninggal sebagai orang yang berguna.
Dari pada HIDUP sebagai orang yang hina”.
By Dimas prast on Jun 2, 2008 | Reply
Woooowww…!!
Benar-benar powerfull!!
Motivasi yang dibuat indah….
Terimakasih Pak Krishnamurti…
Sukses untuk kita semua.
By Krishnamurti on Jun 3, 2008 | Reply
Bung Wahyoe, observasi yg luar biasa. Ya, kombinasi jiwa seni & motivator he..he..
By Krishnamurti on Jun 3, 2008 | Reply
Bung Hendri, betul sekali. Diri sy sampai gemetar saat bacakan sumpah misi sy tsb.
By Krishnamurti on Jun 3, 2008 | Reply
Bung Dimas, ya semoga jadi inspirasi utk org banyak…
By huda on Jun 7, 2008 | Reply
Salam BAHAGIA,
Aq senang selalu ada ide KRATIF dan LUCU kalau membaca tulisan-tulisan bapak.pak Kris, ada teman2 pembelajar NLP yang mengatakan “kalau kita sering melakukan modifikasi di NLP itu namanya bukan NLP” betul nggak sih pendapat semacam ini?
thanks and SUCCESS !!!
By kun on Jun 8, 2008 | Reply
…kreatif…itulah Bang Khrisnamurti : Kreatif!..; teruskan …bagikan kesemua orang…; makasih sharing kreativitasnya Bang..
Majuuuu teruzzzzzz…MERDEKA!
salam
kun
By Krishnamurti on Jun 8, 2008 | Reply
Dear Huda, sy tidak tertarik memodifikasi NLP. Sy hanya menerapkan apa yg sy pelajari di NLP. Krn itulah tujuan NLP Practioner. Bahwa nantinya muncul ide baru dari terapan NLP tsb, itulah harapan penciptanya DR Richard Bandler. Kan, NLP ilmu modelling…
By Krishnamurti on Jun 8, 2008 | Reply
Bung Kun, thanks atas doanya. Ya, ilmu NLP membuat sy jadi baru. Quantum Leap, hampir di semua bidang kehidupan sy. Dan, belief sy: semakin kita berbagi, semakin kita kreatif. Sederhana bukan?
By selvie on Jun 9, 2008 | Reply
Wow…
Top banget… mas..
Hmm.. aku sampai bisa membayangkan bagaimana peserta akan berekasi…
btw, thx dah mau berbagi, jadi tambah ilmu dan tambah semangat nih…
salam kenal
Selvie
By buyungsma on Jun 10, 2008 | Reply
sangat luar biasa pk kris anda cepat dan tanggap dan luar biasa dan andapun membagi ilmu anda sangat luar bisas
By Krishnamurti on Jun 11, 2008 | Reply
Dear Selvie, thanks atas doanya & salam kenal juga untuk kamu. Keep in touch ya…
By Krishnamurti on Jun 11, 2008 | Reply
Bung Buyungsma, thanks atas doanya, semoga bisa jadi inspirasi & berguna untuk Anda juga org banyak ya…
By lilik riza on Jun 12, 2008 | Reply
salam smart, mas khrisna masih ingati jogja kan, nologaten di jumat sore, saya lilik “smartrainer” riza, saya coba praktikkan ini, ya buat ice breaking aja tapi puisina aku ubah dikit, .. oke banget. Gimana kalo kita buat buku trik ‘gila’. Atau buku tentang mindset yan ditulis dgn cara ‘beda’. Tapi ketika saya praktikkan, ada beberapa peserta yang nggak respon banget, nggak include bgt, sya merasa’terganggu’ gmn ngatasinya …? thanks, Cerdas adalah hak kita.
By Ikhwan Sopa on Jun 12, 2008 | Reply
Wow, benar-benar kreatif Mas Krishna. Benar-benar kreatif. Teruslah kreatif, dan bisa-kan Indonesia!
Sukses buat Mas Krishnamurti.
Ikhwan Sopa
Trainer E.D.A.N.
http://milis-bicara.blogspot.com
By Krishnamurti on Jun 12, 2008 | Reply
Mas Lilik, tentu sy sangat ingat kita ngewedang bareng di rumah bambu Jogja. Oke juga kita buat buku “gila” he..he.. Tunggu, buku perdana saya selesai ya.
Utk peserta yg gak respon, sebelumnya building rapport lebih dalam aja, bisa dgn beberapa kalibrasi “Pace Lead” setelah itu baru Total Lead.
Good, Cerdas adalah Hak Kita. Sy suka kalimat ini! Kuat RASA-nya.
By Krishnamurti on Jun 12, 2008 | Reply
Kang Ikhwan Sopa, thanks atas support jiwanya. Sangat mendorong utk terus berbagi. Ya, saya sangat suka tantangan krn akan membuat otak mencari ide-2 baru yg kreatif
By titus budi on Jun 24, 2008 | Reply
Pacing, Leading dan Anchoring sangat penting sekali dalam komunikasi. Kalau berhasil ketiganya maka kita mudah menjalin relasi dengan orang lain. Beberapa trik di atas sangat efektif. saya sudah mencoba untuk beberapa tamu. terimakasih untuk gagasan ini. salam dari bangka
By Krishnamurti on Jun 24, 2008 | Reply
Mas Titus, betul sekali kombinasi ini bisa sangat powerful jika digunakan dengan tepat guna dan proporsional. Salam untuk sobat2 di Bangka, terutama yg sdg ikut Pilkada…
By Tomy K on Jul 5, 2008 | Reply
Salam kenal mas Krish… anda motivator yg benar2 motivator… dahsyat dan very powerfull… Bisakah saya mendapatkan kata2 motivasi yg bergambar dari Bidadari Words? Terima kasih banyak. Maju terus manusia Indonesia…
By Krishnamurti on Jul 5, 2008 | Reply
Dear Tony,
Thanks atas doanya, boleh inform ke email sy, mana saja yg Anda mau dari produk2 Bidadari Words. Sukses selalu
By Tomy K on Jul 6, 2008 | Reply
Sebelumnya terima kasih banyak mas Krish…kalo boleh Anda kirim yang mana saja… saya dengan senang hati menerimanya. Sukses selalu
By Krishnamurti on Jul 6, 2008 | Reply
Dear Tomy K,
Oke deh, masih banyak ide yg belum sempat tertuang menjadi artikel. Segera sy susulkan yg lainnya…
By Tomy K on Jul 7, 2008 | Reply
Oke deh mas Krish, untuk sementara sy butuh kata2 motivasi yg bergambar dulu aja… sy lihat di screensaver nya teman sy isinya gambar2 kata2 motivasi dari Bidadari Words. Keren banget dan benar2 memotivasi…. Thanks.
By Perdanawan P. Pane on Jul 7, 2008 | Reply
Dear Mas Krish,
Mas, saya saat baca tips anda sekaligus memvisualisasikannya seolah saya yang berada di posisi anda….
hasilnya, setelah akhir dari puisi tersebut, saya lemas tidak karuan… saya merasa energi yang luar biasa saya limpahkan ke audiens saya….
lucunya, saya lupa memvisual’kan kalau mereka setelah itu akan memberika respon yang positif….
jadi saya ulang lagi, kali ini plus energi positif dari audiens….
hasilnya…. badan saya melayang segar….
andaikan saya ada waktu itu…
saya mohon izin Mas, saya ingin praktekan puisi Mas Krishna bila suatu saat ada kesempatan. saya ingin merasakan moment (seorang motivator hebat bernama Krishnamurti) itu… saya rasa sekali atau dua kali sudah cukup…. (kalo sering2 namanya saya ndak kreatif dan nyontek’kan, hehehe)
dengan tidak mengurangi rasa hormat, saya pun akan menginformasikan bahwa puisi tersebut karya anda, oiginal.
terima kasih Guru’ku, Khrisnamurti.
By Krishnamurti on Jul 7, 2008 | Reply
Dear Bung Tomy,
Oke, silahkan kirim ke email sy di: krishnamurti@indo.net.id - Motivasi apa saja yg Anda inginkan dari Bidadari Words. Segera sy kirimkan
By Krishnamurti on Jul 7, 2008 | Reply
Bang Perdanawan,
Sungguh silahkan sekali utk dibawakan agar bisa mendapat esensi yg sy maksudkan. Tidak usah kuatir, Unconscious Anda akan memberikan ide2 baru yg lebih segar & lebih baik, ini hanya utk stimulus saja. Atau, hanya utk memotivasi para pembaca PortalNLP saja, setelah itu silahkan berkreasi… Selamat!!!