Quick NLP: Atasi Stage Fright menjelang Sesi 1
Written by Achmad on 26 May 2008 – 4:31 am -Atasi Stage Fright menjelang Sesi 1
Bahkan setelah sekian kali melakukan training, kadang-kadang masih pernah terjadi jantung berdebar dan keringat dingin keluar menjelang sesi 1 dimulai.
Berikut adalah cara yang saya pakai…<br>
- Ambil daftar hadir peserta
- Visualisasikan daftar hadir sebagai deretan peserta
- Ucapkan salam dan sampaikan niat baik sebagai trainer
- Ulurkan tangan dan sapukan kepada semua “peserta”
- Sambil tangan tetap terulur, visualisasikan diri mundur menjauh sehingga “peserta” mengecil seukuran telapak tangan kita
- Visualisasikan semua “peserta” tergenggam” dalam tangan
- Katakan “Semua peserta adalah teman lama saya”
- Break
- Ketika peserta mulai datang, sambut mereka sebagai “teman lama”
Sejauh ini, cara ini membantu mempercepat ice-breaking phase dalam training.
Selamat mencoba!
Posted in NLP & Pelatihan |



















By wahjuni-bandung on May 26, 2008 | Reply
Cara yang amat praktis dan ‘wajib’ dicoba…kok pas sekali dengan jadwal menjelang training, langsung kebayang manjurnya!terimakasiih banget dan sukses ya Pak Achmad.
By kun on May 27, 2008 | Reply
Mantaaff….Mas Syahid..; praktis, simple, usefull…itulah NLP!…
Kami tunggu tips2nya yang lainnya Mas..
Salam,
kun
By Achmad Sjahid on May 28, 2008 | Reply
Friends, terima kasih atas comment anda.
Kita tunggu kisah sukses training anda..
Bravo!
By wahjuni-bandung on Jun 9, 2008 | Reply
Tip yang cespleng…saya sudah buktikan. Visualisasi juga menjadi semakin gamblang bukan hanya saat opening saja tapi juga saat closing, audience yang kebetulan kebanyakan sudah seniorpun terasa amat kompromis…Nuwun Pak, sarannya bener-bener nambah ‘pe-de’.
By Sjahid on Jun 9, 2008 | Reply
Sama-sama Ibu Wahjuni,
memang peserta training itu akan berbuat sebagaimana kita “mempersepsi” mereka, kita anggap mereka “orang sulit” ya mereka jadi orang sulit. Kita persepsi sebagai “teman lama” ya mereka akan akrab dengan kita.
Nuwun,
Sjahid
By titus budi on Jun 27, 2008 | Reply
ide menarik. terimakasih